Apa Genre Film yang Paling Disukai Masyarakat Indonesia?

12 February 2020 22:10

jalurmusik - Ada banyak genre film di dunia yang menawarkan keseruan tersendiri. Namun, tidak semua diminati. Di Indonesia sendiri, hanya ada tiga jenis film yang paling disukai. 

Kendati beberapa tahun terakhir perfilman Indonesia semakin berkembang pesat, film yang dirilis tak jauh dari tiga jenis film paling favorit tersebut. Bahkan, sineas baru yang mencoba mengusung genre lain, berakhir dengan kecewa lantaran hanya sanggup menyedot sebagian kecil penikmat film.

Sebenarnya, produksi film layar lebar di Indonesia tergolong besar, mencapai lebih dari seratus judul film dan meningkat setiap tahunnya. Mirisnya, sebagian besar film tersebut hanya didominasi genre terpopuler, yakni komedi, percintaan, dan aksi. 

Komedi disukai lantaran menyuguhkan adegan lucu yang dapat membuat Anda terbahak. Film jenis ini sangat cocok untuk melepas penat. Komedi sendiri tak pernah kehilangan taringnya, sejak zaman Warkop DKI hingga kini, penikmatnya justru semakin bertambah.

Selain komedi, drama percintaan pun tak kalah diminati. Meskipun geliat film horror mulai bangkit, nyatanya horror hanya dinikmati oleh empat persen penonton saja. 

Drama percintaan sendiri kerap mengusung tema yang sama, tetapi selalu diminati. Pemain muda yang berbakat dan lokasi syuting yang tidak hanya di Indonesia saja, membuat penonton lupa akan tema percintaan yang tak jauh-jauh dari film percintaan lainnya.

Jika ditilik lebih dalam, genre percintaan kurang kreatif dalam mengusung tema. Agaknya, sineas Indonesia harus belajar lebih banyak dari industri film Hollywood. Dengan begitu, wawasan tentang film percintaan lebih luas dan tak selalu mengusung tema yang sama. 

Genre lain yang tak kalah populer adalah film aksi. Sesuai dengan namanya, film ini menyuguhkan cerita berbalut aksi yang menegangkan. Beberapa tahun terakhir, film aksi semakin diminati. 

Tidak hanya menyuguhkan akting para pemain yang luar biasa dengan kemampuan bertarung yang hebat, melainkan juga tema yang diusung lebih kreatif dibandingkan film percintaan. 

Sayangnya, sineas Indonesia belum menguasai Computer Generated Imagery (CGI) sehingga editan film terasa kasar dan tak jarang film tanpa tidak nyata. Meskipun demikian, hal ini tidak mengurangi minat penonton akan genre film terfavorit.

 

 

 

 

Find Something New

Find your interest from various Jalur Musik features