Article Image Sumber: Billboard

Kolom: Secarik Perjalanan Hidup John Lennon

Simak catatan singkat awal hidup Lennon, nama besarnya bersama The Beatles hingga akhir hayatnya.


jalurmusik.com - Siapa yang tak kenal dengan John Lennon. Siapapun yang tahu namanya, pasti akan dikaitkan dengan grup band yang sangat populer di era 1960-an hingga 1970-an, The Beatles

Bersama dengan Paul McCartney, George Harrison dan Ringo Starr, Lennon telah menciptakan sejarah sebagai grup band Inggris pertama yang mampu menembus pasar AS. 

Setelah The Beatles bubar, Lennon masih aktif bergerak dalam bidang musik dengan menggandeng istrinya Yoko Ono

Nama Lennon juga dikenal sebagai salah satu musisi dunia yang berakhir tragis karena tewas ditembak oleh seorang penggemar. 

Masa Kecil John Lennon

John Lennon lahir pada 9 Oktober 1940 di Oxford Maternity Hospital, Liverpool, Inggris. Orang tuanya adalah Julia Stanley dan Alfred Lennon. Alfred, yang akrab dipanggil Freddie, adalah seorang pelaut yang sering bepergian dan jarang kembali ke Liverpool. 

Dalam film Nowhere Boy yang dirilis di tahun 2009, digambarkan bahwa John Lennon, tak merasakan bagaimana indahnya rumah dengan hadirnya ayah dan ibu. Bahkan, ayahnya tak hadir saat John kecil lahir.

Dalam film itu pula digambarkan bagaimana John kecil hidup dalam pengasuhan ibunya. 

Julia kemudian bertemu dengan John Dykins. Akibatnya, Julia dan John pindah untuk tinggal bersama laki-laki itu di sebuah apartemen kecil. 

Perilaku tersebut menjadi gunjingan warga Liverpool, dikarenakan saat itu Julia masih berstatus sebagai istri sah Alfred Lennon

Kakak tertua Julia yang notabene merupakan bibi John, Mimi Smith, akhirnya memaksa untuk memboyong John kecil tinggal bersamanya.

Lennon mulai mengenal dan menajdi akrab dengan musik dari sang ibu. Saat itu, ibundanya kerap memutar lagu-lagu Elvis Presley. Dari ibunya juga Lennon belajar memainkan alat musik, yang saat itu adalah sebuah banjo. 

Berkenalan dengan Paul McCartney dan Membentuk The Beatles

Semasa sekolah dasar, Lennon bersekolah di Dovedale Primary School di Liverpool dan melanjutkan ke Quarry Bank High School di kota yang sama pada 1952 hingga 1957.

Di tahun terakhir di sekolah juga, John Lennon akhirnya memulai karier musiknya pada tahun 1957 bersama sebuah band Skiffle, The Quarrymen. Beranggotakan Lennon dan teman-temannya di Quarry Bank Grammar School, disusul bergabungnya Paul McCartney, kenalan baru Lennon setelah bertemu pada sebuah acara di Gereja St. John, Woolton, 6 Juli 1957.

Bersama Paul McCartney, hasrat musikal John Lennon tak terbendung. Keduanya menjadi dua remaja yang saling memahami baik antara individu maupun di musik.

Merujuk dari buku bertajuk Walking With The Beatles, pada perjalanannya, Quarrymen kemudian beberapa kali mengganti nama dan personel, hingga menjadi nama menjadi The Beatles. Formasi awal The Beatles tahun 1960 adalah John Lennon, Paul McCartney, George Harrison, Stuart Sutcliffe dan Pete Best.

Kontrak pertama The Beatles adalah di sebuah kelab di Hamburg tahun 1960. Namun mereka dideportasi dari Hamburg, karena George Harrison masih di bawah umur untuk bekerja sebuah kelab malam. Mereka kemudian kembali ke Liverpool.

Sekembalinya ke Liverpool, Beatles tampil di Cavern Club. Di kelab ini lah The Beatles menjadi terkenal di Liverpool. 

Setiap Beatles tampil, selalu ramai. Namun pada 10 Aplril 1962 Beatles harus kehilangan Stuart Sutcliffe, ia wafat karena gangguan otak.

Mendunianya The Beatles tidak terlepas dari pengaruh Brian Epstein. Ia adalah pemilik toko musik NEMS di Liverpool. Epstein kemudian menjadi manajer Beatles.

Sebagai manajer, Epstein begitu semangat menawarkan tape demo The Beatles ke studio-studio rekaman di Inggris. 

Ia berulang kali ditolak, hingga akhirnya Beatles diterima di Parlophone Records, label yang ada di bawah pengawasan EMI, dengan produsernya George Martin.

Namun keharmonisan The Beatles harus terganggu dengan syarat yang diberikan Martin. Syaratnya, Beatles harus mengganti drummer mereka, Pete Best, karena dianggap kurang kompeten. Best kemudian digantikan oleh Ringo Starr.

Bersama Beatles Mengguncang Dunia

Menurut pakar musik Hans Nieswandt, The Beatles adalah kelompok pertama yang punya keberuntungan dan bakat untuk mengembangkan model musik yang mengagumkan yang sekarang digunakan banyak band lainnya. 

Seluruh kelompok itu adalah sebuah karya seni. Mereka adalah band dengan karakter berbeda dan gaya musik berbeda. Di samping itu, mereka menulis dan merekam sendiri lagu-lagu mereka.

The Beatles kemudian meluncurkan single pertama, “Love Me Do”. Single ini langsung mencapai peringkat 17 di tangga lagu Inggris ketika itu. Single kedua mereka “Please Please Me”, menjadi single pertama mereka yang mencapai peringkat teratas di tangga lagu Inggris.

Kesuksesan The Beatles makin menggila, setiap single yang dinyanyikan Beatles, lagu tersebut nyaris mencapai peringkat teratas di tangga lagu Inggris.

Tidak hanya itu, melalui single “I Wanna Hold Your Hand” di tahun 1964, The Beatles berhasil menembus industri musik Amerika Serikat, sekaligus mengawali yang disebut sebagai British Invasion.

Sejak saat itulah musik The Beatles dikenal di seluruh dunia. Konser mereka selalu dipadati fans fanatik. 

Teriakan fans bahkan membuat personel The Beatles tidak dapat mendengarkan suara mereka di atas panggung. Inilah yang menyebabkan pada tahun 1966, akhirnya Beatles memutuskan untuk berhenti mengadakan konser. Selepas tahun-tahun tersebut, masing-masing personel sibuk dengan dunianya masing-masing.

The Beatles Bubar

Dalam penggarapan album Let it Beterlihat jelas bahwa hubungan antara Lennon dengan McCartney semakin meruncing. Ditambah lagi kehadiran Yoko Ono yang dianggap terlalu menguasai diri Lennon. Konflik demi konflik makin tak terhindarkan.

Salah satu contohnya ialah Lennon menginginkan idenya sendiri agar lagu-lagu McCartney ditaruh di sisi album yang terpisah.

Format akhir dihasilkan dengan lagu-lagu komposisi secara individu di side pertama dan side kedua berisi medley, hasil dari kompromi dengan McCartney

Pada tanggal 4 Juli 1969, saat pengerjaan album sedang dalam proses, single solo pertama individu dirilis oleh Lennon, “Give Peace a Chance”, dengan kredit Plastic Ono Band.

Penyelesaian lagu penutup Abbey Road "I Want You (She's So Heavy)" pada tanggal 20 Agustus 1969 adalah terakhir kalinya keempat personel bersama-sama dalam studio yang sama. 

Lennon keluar dari grup pada tanggal 20 September tahun itu namun tidak mengumumkan kepada publik sampai masalah-masalah hukum bisa diselesaikan.

Setelah Beatles bubar, John Lennon bersama Yoko Ono makin mengibarkan bendera Plastic Ono Band. Dengan Yoko Ono, keduanya menjelma menjadi pasangan revolusioner yang tertarik pada isu-isu sosial dan politik, sebelum perjalanan hidup John Lennon terhenti akibat tewas mengenaskan di tangan fans-nya pada tahun 1980.

Baca Juga:

Konser Terakhir The Beatles 50 Tahun Lalu